Ada yang menarik dari pickleball, olahraga ini tidak pernah terasa seperti “berolahraga” dalam pengertian yang berat dan membebani. Ternyata, di balik keseruannya ada deretan manfaat pickleball yang cukup serius, didukung oleh penelitian, bukan sekadar klaim. Pickleball membuat Anda bahwa tubuh sedang bekerja keras.
Bukan sekadar klaim atau tren sesaat, manfaat ini juga didukung oleh berbagai penelitian. Tanpa disadari, pickleball membuat tubuh Anda tetap aktif, bergerak, dan bekerja cukup keras, sambil tetap memberikan pengalaman yang menyenangkan dan tidak terasa menguras tenaga. Berikut sejumlah manfaat dari olahraga pickleball untuk kesehatan.
Manfaat Pickleball untuk Kesehatan

Sebelum masuk ke manfaatnya satu per satu, ada konteks yang menarik untuk dipahami, bahwa pickleball berkembang paling pesat justru di kalangan orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. Di Amerika Serikat, kelompok usia 65 tahun ke atas menjadi segmen terbesar kedua dari seluruh pemain aktif. Ada alasan kuat mengapa dokter dan fisioterapis mulai merekomendasikan olahraga ini. Berikut sejumlah manfaatnya.
1. Kesehatan Jantung
Pickleball adalah olahraga aerobik. Setiap rally yang terjadi, mulai dari gerakan ke kiri, mundur, maju cepat ke net, lalu balik ke posisi, semua menaikkan detak jantung secara konsisten. Kenaikan detak jantung ini tentu saja baik untuk menjaga kesehatan jika dilakukan secara konsisten.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal International Journal of Research in Exercise Physiology menemukan bahwa orang yang bermain pickleball tiga kali seminggu selama satu jam, dalam enam minggu, menunjukkan perbaikan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kebugaran kardiorespirasi yang signifikan dibanding kelompok yang tidak bermain.
2. Membakar Kalori
Berbicara soal kalori, ini salah satu pertanyaan paling umum dari pemula, “Apakah pickleball bisa bantu turun berat badan tidak?” Jawabannya, bisa dan cukup efektif. Perkiraan berdasarkan intensitas dan berat badan menunjukkan bahwa seseorang dengan berat sekitar 68 kilogram bisa membakar antara 286 hingga 500 kalori dalam satu jam bermain pickleball.
Angka tersebut bisa sangat bervariasi tergantung seberapa aktif permainannya, bermain ganda santai dengan teman berbeda efeknya dibanding bertanding serius satu lawan satu. Hal yang membuat pickleball unggul bukan hanya jumlah kalorinya, tapi bagaimana kalori itu terbakar. Olahraga yang terasa menyenangkan cenderung lebih konsisten untuk dilakukan.
Baca Juga:Â Peralatan Pickleball Lengkap: Dari Paddle hingga Sepatu yang Wajib Anda Tahu

3. Melatih Refleks dan Koordinasi
Pickleball adalah olahraga yang bergerak cepat dalam ruang kecil. Lapangan yang lebih kecil dari tenis berarti bola datang lebih cepat dan Anda punya waktu lebih sedikit untuk bereaksi. Setiap rally melatih tangan dan mata untuk bekerja bersama secara presisi, apa yang disebut hand-eye coordination dalam dunia olahraga.
Lebih dari itu, gerakan lateral yang terus-menerus seperti bergeser ke kanan, ke kiri, mundur, maju juga melatih sistem keseimbangan tubuh yang disebut vestibular system. Sistem ini yang bertanggung jawab membuat Anda tetap stabil saat berjalan, menaiki tangga, atau bergerak di permukaan yang tidak rata.
4. Mengurangi Stres
Tidak banyak olahraga yang bisa mengklaim bahwa pickleball secara aktif membuat Anda lupa pada stres. Bukan karena olahraga ini magis, tapi karena mekanismenya sangat manusiawi. Pertama, aktivitas fisik seperti pickleball memicu pelepasan endorfin, neurotransmiter yang secara alami meningkatkan suasana hati dan meredam kecemasan.
Kedua, pickleball membutuhkan konsentrasi penuh selama bermain. Anda tidak bisa memikirkan deadline pekerjaan sambil mencoba mengembalikan dink shot lawan. Tanpa disadari, fokus yang dipaksa berfungsi seperti meditasi aktif, pikiran beristirahat dari kekhawatiran sehari-hari. Ketiga, pickleball adalah olahraga sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain.
Baca Juga:Â Cara Bermain Pickleball untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Servis hingga Mencetak Poin

5. Ramah Sendi
Satu hal yang membuat pickleball berbeda dari tenis atau lari adalah dampaknya pada sendi. Lapangan yang lebih kecil berarti lebih sedikit lari. Servis underhand berarti bahu tidak menanggung beban seperti servis tenis overhand. Bola yang lebih ringan dan lambat berarti pergelangan tangan dan siku tidak dipaksa bekerja terlalu keras.
Bukan berarti pickleball tanpa risiko cedera, olahraga apa pun punya risikonya. Tapi secara keseluruhan, pickleball jauh lebih bersahabat untuk lutut, pinggul, dan sendi lain dibanding banyak olahraga raket lainnya. Tak heran, fisioterapis dan dokter ortopedi mulai merekomendasikannya sebagai alternatif olahraga aktif bagi pasien yang butuh gerakan tapi tidak bisa menanggung beban tinggi.
6. Meningkatkan Kualitas Hidup
Sebuah studi tahun 2017 yang mengamati pemain pickleball dewasa yang lebih tua menyimpulkan sesuatu yang menarik, pickleball berkontribusi signifikan pada kesejahteraan psikologis pemainnya. Para peserta, terutama wanita yang merasa kesepian atau butuh lingkungan sosial melaporkan peningkatan rasa bahagia dan keterhubungan sosial setelah rutin bermain.
Baca Juga:Â Apa Itu Pickleball? Olahraga Baru yang Tiba-tiba Semua Orang Ingin Coba

Penutup
Mulai dari jantung yang lebih sehat, kalori terbakar, refleks yang terlatih, berkurangnya stres, hingga peningkatan terhadap hubungan sosial membuat manfaat pickleball jauh melampaui dari apa yang terlihat dari luar lapangan. Tak heran, olahraga ini banyak direkomendasikan oleh para dokter.
Ketika komunitas pickleball Anda sudah cukup solid untuk menggelar turnamen atau kompetisi bersama, setiap pencapaian di lapangan layak dirayakan dengan cara yang berkesan. XsportsMedal hadir dengan layanan medali custom berkualitas yang bisa disesuaikan sepenuhnya. Hubungi WhatsApp untuk pemesanan dan follow Instagram untuk update terbaru!


