7+ Istilah dalam Taekwondo: Wajib Tahu Sebelum Masuk Dojang dan Mulai Berlatih!

  • Xsports Medal Contributor
    • August 1, 2026
    Istilah dalam Taekwondo
    • Home
    • >
    • Blog
    • >
    • 7+ Istilah dalam Taekwondo: Wajib Tahu Sebelum Masuk Dojang dan Mulai Berlatih!

    Taekwondo menjadi salah satu seni bela diri asal Korea Selatan yang banyak diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bagi Anda yang baru mengenal olahraga ini, memahami istilah dalam taekwondo merupakan langkah awal yang penting.

    Sebagian besar istilah menggunakan bahasa Korea karena masih mempertahankan tradisi dan filosofi asli taekwondo. Mulai dari sapaan, aba-aba pelatih, nama teknik, hingga istilah dalam pertandingan memiliki arti yang perlu dipahami agar proses belajar menjadi lebih mudah. Yuk, cari tahu lebih banyak!

    Istilah dalam Taekwondo

    Istilah Taekwondo
    Sc: Sergey Platonov_Pexels

    Saat pertama kali masuk ke tempat latihan, Anda akan mendengar berbagai instruksi seperti charyeot, kyong rye, joonbi, atau sijak. Jika belum mengetahui artinya, Anda mungkin akan kebingungan mengikuti arahan pelatih. Mengetahui istilah dalam taekwondo sejak awal akan membantu Anda lebih cepat beradaptasi selama latihan.

    Selain mempermudah komunikasi, memahami istilah juga membuat Anda lebih mengerti filosofi di balik setiap gerakan. Taekwondo bukan sekadar olahraga yang mengandalkan tendangan, tetapi juga mengajarkan etika, rasa hormat kepada pelatih dan sesama atlet, serta pentingnya disiplin dalam setiap latihan. Berikut beberapa istilah yang paling sering digunakan dalam taekwondo dan wajib diketahui oleh pemula.

    1. Dojang, Dobok, dan Sabeum

    Sebelum mempelajari teknik, Anda akan lebih dulu mengenal beberapa istilah dasar. Dojang merupakan tempat berlangsungnya latihan taekwondo. Di sinilah seluruh proses pembelajaran, ujian kenaikan sabuk, hingga latihan bersama dilakukan. Sementara itu, dobok adalah seragam resmi yang dikenakan selama latihan maupun pertandingan.

    Dobok dirancang agar nyaman digunakan ketika melakukan berbagai teknik tendangan dan pukulan. Ada pula istilah sabeum, yaitu instruktur atau pelatih yang membimbing peserta latihan. Untuk pelatih utama biasanya digunakan sebutan sabeum nim. Memahami istilah-istilah ini akan membantu Anda lebih cepat menyesuaikan diri ketika mulai bergabung di sebuah dojang.

    2. Kyungrye, Charyeot, dan Joonbi

    Dalam istilah taekwondo, setiap sesi latihan selalu diawali dengan aba-aba tertentu. Charyeot berarti bersiap atau berdiri dalam posisi perhatian sebelum menerima instruksi berikutnya. Setelah itu biasanya pelatih akan mengucapkan kyungrye, yaitu aba-aba untuk memberi hormat sebagai bentuk penghormatan kepada pelatih maupun sesama peserta latihan.

    Selanjutnya ada joonbi, yaitu posisi siap sebelum memulai teknik atau jurus. Rangkaian aba-aba ini terlihat sederhana, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun disiplin dan etika yang menjadi ciri khas taekwondo. Karena dilakukan di setiap latihan, istilah-istilah tersebut biasanya menjadi kosakata pertama yang dihafal oleh pemula.

    Baca Juga: 7+ Istilah dalam Muay Thai: Wajib Tahu Sebelum Naik Ring dan Mulai Sparring

    Istilah dalam Taekwondo
    Sc: Science Photo Library

    3. Sijak, Kalryeo, Kyesok, dan Keuman

    Selain aba-aba awal, pelatih juga menggunakan beberapa instruksi untuk mengatur jalannya latihan. Sijak berarti mulai, yaitu tanda peserta mulai melakukan teknik yang diperintahkan. Ketika pelatih ingin menghentikan latihan sementara, akan digunakan kata kalryeo. Setelah kondisi siap kembali, instruksi kyesok berarti latihan dilanjutkan.

    Sementara keuman menandakan seluruh rangkaian gerakan telah selesai. Keempat istilah ini hampir selalu digunakan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan resmi. Dengan memahami artinya, Anda tidak perlu lagi menebak kapan harus bergerak atau berhenti ketika mengikuti instruksi pelatih.

    4. Poomsae

    Salah satu istilah dalam taekwondo yang paling penting adalah poomsae. Poomsae merupakan rangkaian gerakan yang dilakukan secara berurutan seolah-olah sedang menghadapi lawan imajiner. Melalui latihan ini, peserta belajar menggabungkan teknik tendangan, pukulan, tangkisan, serta perpindahan posisi secara harmonis.

    Poomsae juga melatih keseimbangan, koordinasi, konsentrasi, hingga pengendalian napas. Dalam kejuaraan, nomor poomsae dinilai berdasarkan ketepatan teknik, tenaga, ritme, dan ekspresi gerakan. Karena itu, latihan poomsae menjadi fondasi penting sebelum seorang taekwondoin memasuki latihan pertarungan.

    5. Kyorugi

    Jika poomsae berfokus pada rangkaian gerakan, maka kyorugi adalah pertandingan atau latihan sparring antara dua atlet. Pada tahap ini, teknik yang telah dipelajari mulai diterapkan dalam situasi nyata. Kyorugi tidak hanya menguji kemampuan menyerang dan bertahan, tetapi juga strategi, kecepatan mengambil keputusan, serta pengendalian emosi selama bertanding.

    Dalam pertandingan resmi, setiap atlet harus mematuhi aturan penilaian, area sasaran, serta sistem hukuman yang berlaku. Oleh karena itu, sebelum mengikuti kompetisi, peserta biasanya akan menjalani latihan kyorugi secara bertahap agar memahami teknik sekaligus etika bertanding.

    Baca Juga: 7 Istilah dalam Tinju: Arti Jab, Uppercut, Clinch, hingga TKO

    Bela Diri Taekwondo
    Sc: Satrio Ramadhan_Studio South Korea

    6. Ap Chagi, Dollyo Chagi, dan Dwi Chagi

    Taekwondo dikenal sebagai bela diri yang mengandalkan teknik tendangan. Salah satu teknik dasar yang pertama dipelajari adalah ap chagi, yaitu tendangan lurus ke depan menggunakan kaki depan. Setelah menguasainya, peserta biasanya mempelajari dollyo chagi, yaitu tendangan melingkar yang menjadi salah satu teknik paling sering digunakan dalam pertandingan.

    Ada juga dwi chagi, yaitu tendangan ke belakang yang mengandalkan kekuatan tumit. Ketiga teknik tersebut menjadi fondasi sebelum mempelajari variasi tendangan yang lebih kompleks, seperti tendangan lompat maupun tendangan ganda. Latihan dilakukan secara bertahap agar keseimbangan dan akurasi tendangan terus meningkat.

    7. Jireugi dan Makki

    Selain tendangan, teknik taekwondo juga terdiri atas pukulan dan tangkisan. Jireugi merupakan istilah untuk berbagai teknik pukulan yang diarahkan ke sasaran tertentu, seperti badan maupun kepala. Sementara itu, makki adalah teknik tangkisan yang digunakan untuk menghalau serangan lawan.

    Ada beberapa jenis makki, misalnya are makki untuk tangkisan ke bawah dan momtong makki untuk melindungi bagian tengah tubuh. Dalam latihan dasar, pukulan dan tangkisan selalu dipelajari bersamaan agar peserta tidak hanya mampu menyerang, tetapi juga memiliki kemampuan bertahan yang baik ketika menghadapi lawan.

    8. Dobok, Ti, dan Tingkatan Sabuk Menunjukkan Perkembangan Kemampuan

    Perkembangan kemampuan dalam taekwondo ditandai melalui sistem tingkatan sabuk atau ti. Seorang pemula biasanya memulai latihan dengan sabuk putih, kemudian naik ke tingkatan berikutnya setelah mengikuti ujian. Setiap warna sabuk mencerminkan perkembangan teknik, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap materi latihan.

    Setelah menyelesaikan seluruh tingkatan sabuk berwarna, atlet dapat mengikuti ujian menuju sabuk hitam atau DAN. Selain menjadi simbol kemampuan, sistem ini juga memotivasi peserta untuk terus berlatih secara konsisten. Seluruh tingkatan dijalani dengan mengenakan dobok sebagai identitas resmi seorang taekwondoin.

    Baca Juga: 10 Istilah dalam Bola Basket Lengkap Beserta Artinya, Sudah Tahu Semua?

    Taekwondo
    Sc: MariaBobrova

    Penutup

    Memahami istilah dalam taekwondo akan membantu Anda mengikuti latihan dengan lebih percaya diri sekaligus memahami filosofi yang menjadi bagian dari seni bela diri asal Korea Selatan ini. Mulai dari dojang, poomsae, kyorugi, hingga berbagai teknik tendangan dan aba-aba latihan, setiap istilah memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam membentuk kemampuan seorang taekwondoin.

    Jika Anda sedang menyelenggarakan kejuaraan, ujian kenaikan sabuk, atau turnamen taekwondo, jangan lupa memberikan penghargaan yang berkesan kepada para juara. XsportsMedal siap membantu Anda membuat medali custom dengan desain eksklusif yang dapat disesuaikan dengan tema kompetisi. Pesan lewat WhatsApp sekarang!


    Artikel Terkait