Belajar tenis lapangan tidak hanya soal menguasai teknik memukul bola atau cara melakukan servis. Istilah dalam tenis lapangan juga penting dipahami karena sering digunakan oleh pelatih, wasit, hingga komentator saat pertandingan berlangsung. Mulai dari forehand, backhand, hingga deuce dan ace, setiap istilah memiliki arti yang berkaitan dengan teknik, aturan, maupun jalannya pertandingan.
Dengan mengenal beberapa istilah yang kerap digunakan dalam olahraga tenis sejak awal, Anda akan lebih mudah memahami permainan sekaligus meningkatkan kemampuan saat berlatih di lapangan. Berikut beberapa istilah dasar yang wajib untuk Anda ketahui sebelum bermain!
Istilah dalam Tenis Lapangan

Saat pertama kali bermain tenis, Anda mungkin akan mendengar banyak istilah yang terdengar asing. Padahal, istilah-istilah tersebut merupakan bagian penting dari permainan dan digunakan hampir di setiap sesi latihan maupun pertandingan. Memahami istilah dalam tenis lapangan akan membantu Anda mengikuti instruksi pelatih, membaca strategi lawan, hingga memahami sistem penilaian pertandingan. Berikut istilahnya.
1. Forehand, Backhand, dan Groundstroke
Tiga istilah ini merupakan teknik dasar yang wajib dikuasai setiap pemain tenis. Forehand adalah pukulan menggunakan sisi telapak tangan yang menghadap arah bola sehingga menjadi pukulan yang paling sering digunakan saat rally. Sebaliknya, backhand dilakukan dengan posisi punggung tangan menghadap ke arah pukulan. Teknik ini membutuhkan koordinasi dan keseimbangan agar bola tetap akurat.
Sementara itu, groundstroke merupakan pukulan forehand atau backhand yang dilakukan setelah bola memantul sekali di lapangan. Sebagian besar rally dalam pertandingan tenis berlangsung menggunakan groundstroke, sehingga kemampuan mengontrol arah, kecepatan, dan kedalaman bola menjadi sangat penting. Menguasai ketiga teknik ini akan memudahkan Anda mempelajari variasi pukulan lainnya.
2. Serve, Ace, dan Double Fault
Permainan tenis selalu diawali dengan serve atau servis. Pemain memiliki dua kesempatan untuk memasukkan bola ke area servis lawan. Servis yang baik tidak hanya bertujuan memulai permainan, tetapi juga dapat langsung memberikan keuntungan bagi pemain.
Jika servis masuk dan lawan sama sekali tidak mampu menyentuh bola, kondisi tersebut disebut ace. Sebaliknya, apabila pemain gagal memasukkan servis pada dua kesempatan berturut-turut, maka terjadi double fault dan poin langsung diberikan kepada lawan. Karena itu, latihan servis menjadi salah satu bagian terpenting dalam penguasaan istilah dalam tenis lapangan sekaligus teknik bermain.
Baca Juga: 10 Jenis Olahraga Populer yang Jadi Andalan Banyak Orang, Mana Favoritmu?

3. Volley, Smash, dan Lob
Selain groundstroke, ada beberapa teknik menyerang yang sering digunakan ketika permainan berlangsung cepat. Volley adalah pukulan yang dilakukan sebelum bola memantul di lapangan, biasanya saat pemain berada dekat net. Teknik ini memungkinkan pemain mengakhiri rally lebih cepat karena bola dikembalikan dengan waktu yang lebih singkat.
Sementara itu, smash merupakan pukulan keras dari atas kepala yang biasanya dilakukan saat menerima bola lambung. Sebaliknya, lob adalah pukulan melambung tinggi yang diarahkan ke area belakang lawan. Teknik ini sering dipakai untuk melewati lawan yang sedang berdiri dekat net sehingga memaksanya bergerak mundur.
4. Slice, Spin, dan Drop Shot
Dalam tenis, variasi pukulan sangat menentukan jalannya pertandingan. Slice adalah pukulan yang menghasilkan putaran ke belakang (backspin) sehingga laju bola menjadi lebih rendah setelah memantul. Teknik ini sering digunakan untuk memperlambat tempo permainan atau memaksa lawan mengangkat bola.
Ada pula spin, yaitu pukulan yang memberikan efek putaran tertentu pada bola sehingga arah pantulannya menjadi lebih sulit diprediksi. Sementara drop shot dilakukan dengan sentuhan halus agar bola jatuh tepat di dekat net. Teknik ini efektif mengecoh lawan yang berdiri terlalu jauh di belakang baseline dan sering menjadi senjata untuk mengakhiri rally.
5. Baseline, Court, dan Alley
Selain memahami teknik, pemula juga perlu mengenal bagian-bagian lapangan. Court merupakan keseluruhan area permainan tenis yang dibatasi oleh garis. Di bagian paling belakang terdapat baseline, yaitu garis tempat pemain biasanya melakukan servis maupun bertahan saat rally berlangsung.
Pada pertandingan ganda terdapat area tambahan yang disebut alley, yakni ruang di antara garis permainan tunggal dan ganda. Area ini hanya digunakan pada nomor ganda sehingga lapangan menjadi lebih lebar dibanding pertandingan tunggal. Mengenali posisi lapangan membantu pemain menentukan arah pukulan sekaligus membaca strategi lawan dengan lebih baik.
6. Deuce, Advantage, dan Game Point
Sistem skor tenis memiliki istilah yang cukup unik dibanding olahraga lain. Ketika kedua pemain sama-sama mencapai skor 40-40, kondisi tersebut disebut deuce. Untuk memenangkan game, seorang pemain harus memperoleh dua poin berturut-turut. Poin pertama setelah deuce disebut advantage.
Jika pemain yang memperoleh advantage kembali memenangkan poin berikutnya, ia akan memenangkan game tersebut. Namun, jika lawan berhasil menyamakan keadaan, skor kembali menjadi deuce. Sementara itu, game point adalah kondisi ketika seorang pemain hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan satu game.
Baca Juga: Medali Puzzle: Desain Medali Interaktif yang Lagi Tren untuk Event

7. Break Point, Hold, dan Break
Dalam tenis, pemain yang melakukan servis biasanya memiliki keuntungan lebih besar. Karena itu, ketika pemain penerima servis memiliki peluang memenangkan game lawan, situasi tersebut disebut break point. Jika peluang tersebut berhasil dimanfaatkan, pemain berhasil melakukan break atau merebut game saat lawan sedang melakukan servis.
Sebaliknya, apabila pemain yang sedang melakukan servis berhasil mempertahankan game miliknya, kondisi tersebut disebut hold. Statistik break dan hold sering menjadi indikator penting untuk melihat dominasi seorang pemain sepanjang pertandingan, terutama pada pertandingan level profesional.
8. Challenge, Fault, dan Foot Fault
Teknologi kini menjadi bagian penting dalam pertandingan tenis modern. Challenge memungkinkan pemain meminta peninjauan ulang keputusan hakim garis menggunakan sistem Hawk-Eye apabila merasa bola sebenarnya masih masuk ke lapangan. Selain itu, terdapat istilah fault, yaitu kesalahan saat melakukan servis karena bola jatuh di luar area servis yang benar.
Ada pula foot fault, yakni pelanggaran ketika kaki pemain menginjak atau melewati garis baseline sebelum bola dipukul saat servis dilakukan. Memahami aturan ini membantu pemain menghindari kehilangan poin akibat kesalahan yang sebenarnya dapat dicegah.
9. Singles, Doubles, dan Grand Slam
Pertandingan tenis dibagi menjadi beberapa nomor. Singles merupakan pertandingan yang dimainkan oleh dua orang, sedangkan doubles dimainkan oleh empat pemain yang terbagi menjadi dua pasangan. Pada nomor ganda, koordinasi dan komunikasi antarpasangan menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.
Di level profesional, Anda juga akan sering mendengar istilah Grand Slam, yaitu empat turnamen paling bergengsi dalam dunia tenis yang terdiri dari Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open. Menjuarai Grand Slam menjadi impian hampir semua petenis profesional karena memiliki prestise tertinggi dalam olahraga ini.
10. ATP, ITF, dan Ball Person
Selain istilah teknik, ada beberapa istilah organisasi yang sering muncul dalam dunia tenis. ATP (Association of Tennis Professionals) merupakan organisasi yang mengatur kompetisi tenis profesional putra. Sementara ITF (International Tennis Federation) menjadi federasi internasional yang mengatur berbagai aspek olahraga tenis, termasuk aturan permainan dan penyelenggaraan turnamen dunia.
Selama pertandingan, Anda juga akan melihat ball person, yaitu petugas yang bertugas mengambil dan menyediakan bola agar pertandingan tetap berlangsung lancar. Meskipun tidak ikut bermain, peran mereka sangat penting untuk menjaga ritme pertandingan tetap cepat dan efisien.
Baca Juga: Gantungan Medali Modern untuk Pajangan Prestasi di Rumah dan Kantor

Penutup
Memahami istilah dalam tenis lapangan menjadi langkah awal yang penting bagi siapa saja yang ingin belajar olahraga ini. Dengan mengenal teknik dasar seperti forehand, backhand, volley, hingga istilah pertandingan seperti deuce, advantage, dan break point, Anda akan lebih mudah mengikuti jalannya permainan sekaligus meningkatkan kemampuan saat berlatih.
Semakin sering mengenal dan mempraktikkan berbagai istilah tersebut, semakin cepat pula Anda berkembang menjadi pemain yang lebih percaya diri di lapangan. Jika Anda sedang mengadakan turnamen tenis, kompetisi komunitas, atau kejuaraan sekolah, lengkapi momen kemenangan dengan medali custom dari XsportsMedal. Pesan lewat WhatsApp sekarang!




